Dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, peduli, dan berbudaya, Dinas Pendidikan Kabupaten Wonosobo bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) melaksanakan kegiatan Safari Sekolah Ramah Anak. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen pendidikan dalam menghargai hak-hak anak serta memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan perlakuan salah di lingkungan sekolah.
Acara tersebut dilaksanakan serentak pada hari ini di beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Wonosobo, sesuai dengan instruksi Surat dari Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo Nomor 400.3/2048/Kesra tanggal 28 Oktober 2025 perihal Penyampaian Jadwal Safari Sekolah Ramah Anak, serta surat instruksi dari Kecamatan Wonosobo Nomor 400.3/111/KECWSB tentang Penyampaian Jadwal Safari Sekolah Ramah Anak di Wilayah Kecamatan Wonosobo. Pelaksanaan serentak ini bertujuan agar semangat dan pesan kegiatan dapat tersampaikan secara luas dan seragam di seluruh lembaga pendidikan di wilayah tersebut.
Pada kesempatan tersebut, pembina upacara adalah Suryanto, S.Pd, yang menjabat sebagai Sekretaris 1 PGRI Kabupaten Wonosobo. Dalam amanatnya, beliau menegaskan pentingnya peran sekolah dalam membangun karakter peserta didik melalui lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari bullying, intoleransi, kekerasan seksual, diskriminasi, dan bentuk perlakuan salah lainnya.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat tumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan. Kita semua bertanggung jawab mewujudkan sekolah yang ramah anak,” ujar Suryanto, S.Pd dalam sambutannya.
Kegiatan Safari Sekolah Ramah Anak juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pendekatan kolaboratif ini menjadi kunci keberhasilan program, karena perlindungan anak tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan semua pihak.
Desa Tlogojati turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Dusun Gedhegan, Prasetiyo al Suradi, serta Sekretaris Desa, Khofiyah, SM, yang mewakili Pemerintah Desa Tlogojati. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan nyata pemerintah desa terhadap upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah dan aman bagi anak-anak di wilayahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sekolah di Kabupaten Wonosobo, termasuk di wilayah Desa Tlogojati, dapat semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada perlindungan dan kesejahteraan anak. Sekolah yang ramah anak bukan hanya impian, tetapi sebuah keharusan untuk memastikan generasi penerus bangsa tumbuh dengan bahagia, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.